Jangan Tertipu Makelar

Mahasiswa UMY saat survey dengan pengrajin genteng di Desa Sidoluruh Godean

BERUGAK LOMBOK- Selain pondasi rumah, Genteng termasuk suatu hal yang paling penting dalam menentukan suatu kenyamanan dalam membuat rumah yang baik. Namun tidak banyak masyarakat yang tahu genteng yang berkualitas tinggi dikarenakan banyaknya pemasok yang menjual genteng hanya untuk menginginkan keuntungan semata. Sehingga selain merugikan masyarkat dan “konsumen” pengerajin genteng juga mendapat imbas dari hal tersebut.

Penipuan-penipuan semacam ini sangat sulit di tuntaskan. Karena genteng bisa dibuat semirip mungkin sehingga konsumen sendiri tidak bisa membedakan genteng hasil pengerajin Godean dengan genteng luar Godean. Sementara masyarakat tidak bisa membedakan mana genteng yang berkualitas tinggi dan berkualitas standar. Di jogja sendiri masih dapat ditemukan pengerajin genteng di beberapa tempat seperti Bantul, Kulonprogo. Semenatra di Kota, pengerajin genteng yang masih bertahan sampai saat ini terdapat di Desa Sidoluhur Godean.

Menurut informasi dari masyarakat setempat, di Dukuh Curitan RW 12 Desa Sidoluhur Kec. Godean, Sleman Yogyakarta ini pengerajin genteng sudah ada dari tahun 1950. Kualitas serta kuantitas dapat teruji, menurut Dukuh setempat, pengerajin genteng yang berada diwilayah pedukuhannya dapat di uji kualitasnya dengan genteng-genteng yang berada di wilayah sekitaran Jawa Tengah. Ia sangat yakin dengan kualitas genteng yang di buat oleh warganya. Keyakinan pak Jalu itu berdasarkan bukti.


Genteng di Desa Sidoluruh Godean
Dari penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sendiri mengatakan bahwa, genteng yang dihasilkan pengerajin di Dusun Curitan RW 12 Desa Sidoluhur Godean ini mampu bertahan lebih dari 30 tahun. Genteng yang berkualitas bisa didapatkan berdasarkan kualitas tanah serta cara pembakaran yang cukup. Para pengerajin genteng Dusun Curitan ini paham betul untuk menjaga nama baik serta kualitas genteng yang harus dihasilkan, bukan hanya mengejar omset serta keuntungan semata melainkan memberikan kepuasan kepada konsumen.

Namun akhir-akhir ini, harga genteng di Godean Dusun Curitan menurun derastis dikarenakan banyaknya pemasok genteng dari luar. Ditambah lagi dengan minimnya perhatian dari pemerintah setempat juga sangat mempengaruhi harga genteng yang ada di Dusen Curitan. Oleh karena itu, pemerintah seharusnya ikut andil dalam memasarkan serta melarang para pemasok yang mengambil genteng dari luar daerah Sleman khusunya di Godean.

Para pengerajin genteng tidak pernah melarang adanya pemasok genteng luar, namun yang mereka sesali adalah, genteng yang dipasok tersebut mengatasnamakan genteng yang dihsilkan oleh pengerajin Godean sendiri. Jelas kualitas yang dihasilkan sangat jauh berbeda antara genteng yang dihasilkan pengerajin Godean dengan genteng yang di pasok dari luar. Merek serta model yang tidak bisa di bedakan membuat pengerajin genteng Godean merugi dikarenakan harga genteng yang dipasok dari luar Sleman jauh lebih murah, namun kualitas yang tidak terkamin.

Penulis: Hasan Gauk, Pepadu Jerowaru, Lombok timur

No comments

Powered by Blogger.