ALIANSI RAKYAT MENGGUGAT - TANAH ADAT KAMI TENGAH DIRAMPOK

https://www.change.org















BERUGAK LOMBOK -  Kembalikan Tampah Boleq Menjadi Hak Ulayat Masyarakat Adat.
Tanah Adat yang merupakan milik Masyarakat Adat di kawasan Pulau Lombok Desa Seriwe. Tampah Boleq kini sedang dirampas dan dipaksa hendak dikuasai para pemodal dan kelompok-kelompok yang mengatasnamakan diri sebagai perpajangan tangan pemerintah pusat.

Kian marak perampasan tanah milik Masyarakat Adat yang di berbagai daerah termasuk di wilayah Pulau Lombok Tampah Boleq.

Perlawanan dari Masyarakat terus terjadi dan Masayrakat selalu menjadi korban kebuasan perampas tanah Adat, seperti para pemodal dan perusahaan-perusahaan yang dengan sengaja memanfaatkan dan berlindung dibalik kekuasaan untuk menguasai tanah rakyat. Pemerintah harus tegas, ini protes yang harus diingatkan dengan tegas, agar pemerintah tidak menutup mata terhadap kondisi Masyarakat Adat yang hak-hak tanahnya dirampas dengan semena-mena.

Pemerintah selama ini belum berpihak kepada Masyarakat Adat. Meski segudang protes telah dilakukan agar pemerintah tidak malah mendukung para pemodal saja, namun protes masyarakat adat sering dianggap hanya angin lalu.

Bukan hanya perampasan yang dilakukan, tetapi diskriminasi dan kriminalisasi terus dilakukan aparat pemerintahan untuk memuluskan niat jahat para pemodal merampas hak rakyat.

Karena itu, jika pemerintah tidak berpihak kepada warga dan masyarakat Adat itu sendiri, maka pertumpahan darah demi pertumbapahan darah akan kian marak juga terjadi, tatkala Masyarakat Adat harus mempertahankan haknya dan tanahnya yang dirampas oleh para cukong dan para pemodal.

Meminta pemerintah tidak menunjukkan arogansinya yang cenderung berpihak kepada pemilik modal, soalnya, dalam berbagai kasus, aparatur pemerintahan dan aparatur hukum malah cenderung berpihak mendukung para perampas tanah rakyat yakni berpihak kepada para pemilik modal.

Kita tidak bisa berdiam diri, dan pemerintah tidak boleh hanya menutup mata dan atau malah menunjukkan keberpihakannya kepada perusahaan-perusahaan yang secara membabibuta dan sadistis merampas dan hendak menguasai Hak Masyarakat Adat.

Sementara itu, Aliansi Rakyat Menggugat (ALARM) mengadukan konflik yang dihadapi di Tampah Boleq kepada sejumlah pejabat dan petinggi, agar mendapat perhatian serius dari para pengambil kebijakan untuk berpihak kepada Masyarakat Adat. Namun sampai detik ini, pejabat pemerintah masih berdiam diri diruang masing-masing.

Jika hari ini, masyarakat masih berdiam diri melihat kondisi perampasan lahan yang marak terjadi akhir-akhir ini maka sesungguhnya kita akan ikut membunuh generasi yang akan datang berikutnya. Membunuh budaya serta adat istiadat yang selama ini menajdi simbol masyarakat Suku Sasak.

Tanah adalah harapan generasi selanjutnya. Maka mari kita sama-sama merebut kembali tanah Adat Tampah Boleq dari kuasa-kuasa yang tak bertanggungjawab. Semoga banyak yang tergerak dan ikut dalam barisan massa demi kelanjutan budaya adat masyarakat Lombok.



Penulis: Hasan Gauk, Pepadu Jerowaru, Lombok timur

No comments

Powered by Blogger.