Berugak Lombok Ikut Serta Program Grebeg Pasar Lombok yang Diadakan Kominfo

Pasar Masbagik Lombok Timur


Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengadakan kegiatan Gerebg Pasar untuk “menggrebeg” UMKM dan pedagang di pasar-pasar yang ada di Lombok. Hal ini dilakukan tentu saja untuk membantu pelaku UMKM agar bisa membuka toko online, selain dengan toko / kios yg mereka miliki secara offline. 

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB, Hj. Selly Andayani, M.Si, memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada pelaku UMKM yang hadir dan mau menimba ilmu untuk bisa mengembangkan penjualan produknya secara online.


“Pemerintah Provinsi NTB sekarang sudah punya platform digital marketplace untuk bapak ibu bisa berjualan secara online, namanya i-shop, jadi bapak ibu bisa lebih mudah dalam berjualan baik ke dalam maupun luar negeri melalui i-shop ini, karena sudah kita terapkan standar produknya masing-masing,” terang Ibu Selly. 

Dalam sambutan sekaligus membuka acara tersebut itupun, beliau berterima kasih kepada kemenkominfo dan komunitas relawan (Berugak Lombok) yang telah mensukseskan jalannya program Grebeg Pasar UMKM Go Online ini.

“ini harus kita dukung dan kita manfaatkan sebaik mungkin, agar bapak ibu yang masih berjualan cuma mengandalkan pasar tradisional mulai menambah channel berjualannya ke online,” tambahnya.

Acara pembukaan Grebeg Pasar UMKM Go Online ini diadakan secara simbolis pada hari senin, 17 Juni 2019 di Aula Kantor Camat Pringgasela, Lombok Timur yang dihadiri oleh Kasubdit pengembangan ekonomi digital, pariwisata, transportasi dan perdagangan, kementerian Kominfo, Bapak Sumarno. Hadir juga perwakilan dari Telkom, PT. POS, Ditjen Pajak, Camat, CEO Berugak Lombok dan Shopee Indonesia, serta 125 pelaku UMKM. 

Di NTB, program Grebeg Pasar ini digelar 18-29 Juni 2019 di enam pasar yakni Pasar Pancor, Pasar Aikmel, Pasar Masbagik, Pasar Pringgabaya, Pasar Mandalika, dan Pasar Kebon Roek. Target Pedagang dan pelaku UMKM yg ingin dicapai minimal 2000 pedagang. 

Dalam program ini, para relawan pandu digital yg telah dilatih akan turun langsung ke pasar-pasar untuk membantu para pelaku UMKM untuk melakukan registrasi dan mengelola toko online seperti di shopee dan Buka Lapak, dengan harapan setelah bisa berjualan online, masyarakat bisa lebih banyak pesanan dan meningkatkan pendapatannya sehari-hari.

Sumber : kanalntb.com (edited).

No comments

Powered by Blogger.